PSIM, PSS dan Persiba Jadi Satu Grup

Tiga klub asal DIY, PSIM Yogya, PSS Sleman dan Persiba Bantul menjadi satu grup, yakni Grup II (Wilayah Timur) dalam Kompetisi Liga Utama 2008-2009 mendatang. Demikian salah satu keputusan Badan Liga Indonesia (BLI) yang disampaikan dalam pertemuan teknik, Senin (14/7) kemarin di Hotel Novotel Surabaya.Manajer Kompetisi BLI Joko Driyono ini juga memutuskan kompetisi dimulai 4 Agustus dan berakhir Mei 2009. Ini berarti mengalami perubahan dari jadwal semula, yakni 28 Juli. BLI membagi peserta kompetisi menjadi dua wilayah (grup) berdasar letak geografis klub bersangkutan dan masing-masing wilayah berisi 30 klub. Kompetisi diasumsikan diikuti 30 klub dari 34 klub anggota divisi utama, setelah Persibat Batang dan Persegi Bali FC tidak jadi mundur. Kepastian keikutsertaan klub ini ditunggu sampai hari ini. Dengan demikian PSIM hampir dipastikan ambil bagian dalam kompetisi ini karena jumlah yang ikut lebih dari 50% jumlah anggota divisi utama. Namun hingga kemarin, PSIM belum mengembalikan form pendaftaran yang juga ditunggu sampai hari ini. Seperti yang diungkapkan Manajer PSS Drs Bambang Nurjoko yang ikut dalam pertemuan itu, masing-masing grup bertanding dengan sistem kompetisi penuh dan 4 tim terbaik masing-masing grup berhak maju ke babak delapan besar. Sedangkan tim yang terdegradasi sebanyak 6 tim, 3 dari Wilayah Barat dan 3 dari Wilayah Timur, jika pesertanya 34 klub. Namun empat tim sudah dipastikan mundur, yakni Persidago Gorontalo, Persma Manado, Persiter Ternate dan Persmin Minahasa. Sehingga kemungkinan yang degradasi hanya dua tim, satu dari Barat dan satu dari Timur. Adapaun pembagian grupnya, Grup I (Wilayah Barat): PSDS Deli Serdang, Persiraja Banda Aceh, PSSB Bireuen, PSAP Sigli, Persih Tembilahan, PSPS Pekanbaru, PSP Padang, Semen Padang, Persikota Tangerang, Persikabo Kabupaten Bogor, Persikab Kabupaten Bandung, Persisam Samarinda, Mutra Kutai dan Persibat Batang. Grup II (Wilayah Timur): Persiku Kudus, PSIR Rembang, Persis Solo, PSS Sleman, PSIM Yogya, Persiba Bantul, Persibo Bojonegoro, Gresik United, Persebaya Surabaya, Persema Malang, Pesekabpas Pasuruan, Persebaya Surabaya, Persibom Bolang Mongondow, Perseman Manokwari dan Persegi Bali FC. Meski sudah dibagi menjadi dua grup berdasar letak geografis, tetap saja PSIM, PSS maupun Persiba harus bertanding sampai ke Manokwari yang dipastikan membutuhkan biaya besar. PSIM sendiri akan melakukan terobosan baru dalam menggalang dana ini dengan mengedarkan sertifikat penyumbang dana yang bernilai nominal Rp 500 ribu dan Rp 1 juta. Untuk mengawali, sertifikat ini akan diedarkan kepada kalangan pejabat di lingkungan Pemkot Yogya dan selanjutnya ke masyarakat umum.

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • yang mampir

    • 1,477,859 sejak 01/01/2009
  • dipilih,,,dipilih,,,




  • RSS Umpan yang Tidak Diketahui

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • %d blogger menyukai ini: