Psim Jogja dipermalukan Persibom 1-2

Tuan rumah PSIM Yogyakarta ditaklukkan tamunya, Persibom Bolaang Mongondow 1-2 dalam lanjutan putaran Kompetisi Sepakbola Divisi Utama Liga Indonesia 2008 Wilayah Timur di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Sabtu sore.

Pada babak pertama Persibom telah unggul 1-0 melalui gol yang diciptakan Jose Sebastian melalui titik pinalti pada menit 17.

Persibom menambah gol kemenangan pada menit 83, sehingga kedudukan menjadi 2-0. Gol ini juga diciptakan Jose Sebastian yang berhasil memanfaatkan bola muntah dar kiper PSIM Oni Kurniawan.

Penyerang Persibom Glen Poluakan melakukan tendangan keras ke gawang PSIM dan ditepis Oni, sehingga bola muntah, kemudian disambar Jose Sebastian dan menghasilkan gol kedua bagi tim tamu.

PSIM memperkecil kekalahan menjadi 1-2 melalui gol yang diciptakan M Ikhsan dari titik pinalti pada menit 87.

Hukuman tendangan pinalti diberikan wasit Khoirul (Pasuruan) karena pemain PSIM Doni Hermawan dijatuhkan di kotak pinalti oleh Leo Soputan.

Wasit pada babak kedua mengkartukuning dua pemain yaitu Bayu Andra (PSIM) dan Rohmat (Persibom) karena mereka melakukan pelanggaran.

Pada babak kedua PSIM lebih banyak menyerang, sementara Persibom cenderung bertahan dan mengandalkan serangan balik untuk mencetak gol.

PSIM sempat memperoleh beberapa peluang untuk menambah gol, tetapi selalu gagal membuahkan hasil.

Sedangkan Persibom pada pertandingan yang disaksikan sekitar 5.000 penonton itu, bermain taktis dalam menyerang maupun bertahan.

Iklan

Persiku Kalahkan PSIM Jogja, 1-0

Tim Persiku Kudus berhasil memenuhi ambisinya meraih poin penuh saat menjamu PSIM Yogyakarta, 1-0, pada pertandingan lanjutan kompetisi Sepakbola Divisi Utama PSSI 2008 Wilayah Timur di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah, Selasa petang

sejak menit awal babak pertama kedua striker Persiku tersebut berulang kali merepotkan barisan pertahanan PSIM yang dijaga Masyhadi, Joni Sukirta, Sumarjono, dan Kristiono.

Meski tim Persiku yang dijuluki Tim Macan Muria mampu menguasai jalannya pertandingan selama 45 menit babak pertama, gol belum juga tercipta.

Penyelesaian akhir yang kurang tenang, membuat sejumlah peluang emas yang lahir dari kaki Agus Santiko belum juga mampu menjebol gawang PSIM dijaga kiper Oni Kurniawan.

Tim PSIM yang berjuluk Laskar Mataram sendiri bukannya tanpa perlawanan, memanfaatkan serangan balik anak asuh Bambang Kawijiono berulang kali menghasilkan sejumlah peluang.

Hingga peluit babak pertama berakhir, skor kedua kesebelasan masih imbang, 0-0.

Memasuki babak kedua, tim Macan Muria ngotot meraih kemenangan dengan melancarkan serangan bertubi-tubi ke jantung pertahanan lawan.

Kuatnya lini pertahanan PSIM pada babak kedua dan mulai kurang padunya duo striker Persiku membuat serangan pemain Persiku mudah dipatahkan.

Pada menit ke-56, Kasiyadi mencoba memasukkan Saiful Imron menggantikan Rebby Cahyadi, setelah pada babak pertama menit ke-33 juga menggantikan Aris Fandi dengan Haryanto Prasetyo.

Hasilnya, tiga peluang emas tercipta pada menit ke-58, 68, dan 76 melalui Agus Santiko, Didier Koutouzi, dan Murwanto. Hanya saja, penyelesaian yang kurang tenang membuat arah bola tidak tepat sasaran.

Akhirnya, kesalahan Murwanto tidak mampu memaksimalkan peluang emas pada menit ke-76, dibayar lunas dengan menciptakan gol ke gawang Onni Kurniawan pada menit ke-82 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang.

Pendaki Gunung Merbabu Diterkam Harimau

Seorang wanita yang diperkirakan sebagai pendaki Gunung Merbabu mengalami nasib naas. Dia diduga tewas diterkam harimau di kawasan hutan Suroloyo, Dukuh Krembyungan, Desa Ketundan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Mayat wanita tanpa identitas itu pertamakali ditemukan oleh warga setempat bernama Juminten (53), sekitar pukul 14.00 WIB, Minggu 16 November. Saat itu Juminten sedang mencari rumput untuk pakan ternaknya.
“Kedua kakinya tinggal tulang. Lukanya kayak habis dimakan macan ,” kata Juminten Senin (17/11).
Juminten yang saat itu sangat kaget, langsung memberitahukan kejadian ini ke suaminya. Oleh suami Juminten, kejadian ini kemudian diteruskan ke Kepala Dusun, Darno (60).
Dalam sekejap, kabar penemuan mayat ini langsung menggegerkan warga setempat. Mereka berdatangan ke lokasi penemuan mayat tersebut untuk mengevakuasinya. Saat mendekati lokasi, warga dikagetkan dengan penampakan seekor harimau loreng. Namun melihat kedatangan warga dalam jumlah banyak, binatang langka itu langsung menghilang.
“Mayat ternyata tidak mempunyai identitas. Akhirnya kami putuskan untuk menguburnya di desa kami. Tapi dari perlengkapannya kemungkinan dia pendaki gunung,” ujar Darno.
Ciri-ciri mayat perempuan itu berkulit sawo matang, berambut panjang, tinggi sekitar 160 centimeter. Korban membawa tas punggung besar yang biasa digunakan para pendaki gunung.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGM) Jawa Tengah, Untung Suprapto, membenarkan penemuan mayat wanita yang diduga menjadi korban serangan harimau. Menurut Untung, di hutan TNGM masih terdapat habibat harimau. Namun dia tidak tahu persis jumlah harimau penghuni TNGM.
“Kami belum pernah melihat langsung, tetapi cerita dari warga memang masih ada harimau di Merbabu. Di Desa Candisari, Kecamatan Ampel, Boyolali, juga pernah ada yang menemukan anak macan. Sempat diambil, tapi karena takut dikembalikan lagi ke tempat semula. Ketika petugas mengecek ke sana, macan-nya sudah pergi,” tegas Untung.
Untung memperkirakan habitat macan tersebut berada di wilayah Gunung Merapi-Merbabu. Sebab home ring harimau mencapai 150 km persegi. Jadi kemungkinan wilayah habitatnya di gunung Merbabu-Merapi. Penyebab hewan buas itu keluar dari habitatnya karena makanan alaminya seperti rusa semakin berkurang.
“Dengan kejadian ini, para pendaki gunung sebaiknya semakin berhati-hati dan waspada,” ujar Untung.
Dalam kesempatan itu Untung juga menjelaskan, tidak ada laporan mengenai pendaki yang hilang. Untung menduga, korban melakukan pendakian tidak melalui jalur ‘resmi’ yang biasa dilewati para pendaki.
“Bisa juga dia tidak melapor saat melakukan pendakian,” ungkap Untung.

PSIM Batal Berangkat ke Rembang

PSIM Yogya batal berangkat ke Rembang, menyusul skorsing yang diterima PSIR Rembang berupa larangan mengikuti Kompetisi PSSI selama dua tahun, terkait kasus penganiayaan wasit saat dijamu Persibom Bolmong, 12 November lalu. Sebelumnya tiga pemain PSIR juga telah mendapat skorsing seumur hidup terkait kasus yang sama dan ditambah satu pemain lagi mendapat hukuman sama dalam sidang Komdis PSSI, Rabu (19/11).
Rombongan PSIM yang berkekuatan 16 pemain, semula direncanakan berangkat ke Rembang, Rabu kemarin pagi, dengan menggunakan bus, untuk menghadapi PSIR dalam lanjutan Liga Utama 2008-2009 yang dijadwalkan Jumat sore ini di Srtadion Krida Rembang. Namun karena adanya sanksi skorsing untuk PSIR itu, otomatis pertandingan dibatalkan dan PSIM juga batal ke Rembang.
Sekretaris PSIM Desy Arfianto ST, mengaku sebenarnya sudah mengetahui tentang skorsing untuk PSIR itu lewat pemberitaan televisi pada Rabu (19/11) tengah malam dan langsung mencoba konfirmasi dengan menghubungi Direktur Kompetisi Badan Liga Indonesia (BLI) Djoko Driyono lewat hp. “Namun hp Pak Djoko tidak diangkat, mungkin sudah tidur karena memang sudah larut malam. Pak Djoko baru meresponsnya tadi pagi (kemarin pagi,-Red) lewat SMS yang memberitahukan skorsing dua tahun untuk PSIR itu dan meminta PSIM tidak usah berangkat ke Rembang. Surat pemberitahuan resminya akan segera dikirim,” jelas Desy saat dihubungi KR, kemarin pagi.
Begitu ada kepastian dari Doko Driyono yang juga menjadi anggota Komdis PSSI itu, maka rombongan PSIM membatalkan keberangkatannya ke Rembang. Padahal bus yang akan membawa rombongan ke Rembang sudah siap di Wisma PSIM. “Kami juga telah membooking hotel di Rembang,” imbuh Desy.
Sedang Pelatih PSIM Bambang KW menyatakan, timnya sebenarnya telah siap untuk menghadapi PSIR dan pelatih pun telah menyiapkan 16 pemain untuk menghadapi laga tandang itu. Bambang mengaku baru meengetahui kalau pertandingan itu dibatalkan, kemarin pagi lewat pemberitaan di televisi. “Kemudian saya dihubungi Mas Dessy (sekretaris tim-Red) kalau PSIM batal berangkat karena PSIR mendapat skorsing dua tahun,” kata Bambang.
Untuk selanjutnya PSIM akan berkonsentrasi menghadapi tuan rumah Persiku Kudus yang dijadwalkan, Selasa (24/11) di Stadion Wergu Kudus. Setelah batal berangkat ke Rembang, Marjono dkk akan menjalani latihan lagi mulai sore ini di Stadion Mandala Krida.

Psim Jogja Libas Perseman 2-0

lanjutan divisi utama wilayah timur hari minggu tgl 16 november 2008 di stadion mandala krida Psim Jogja menjamu Perseman Manokwari. Setelah mengalami kekalahan beruntun di kandang sendiri anak anak Psim Jogja sore ini bermain penuh semangat dan motivasi tinggi. Menghadapi Perseman Manokwari pemain pemain Psim bermain fight dan pantang menyerah. Psim menurunkan sebagai goal keeper Ony Kurniawan. Di belakang Marjono, Jonny sukirto dan Mashadi. Wing back kanan Donny hermawan,  wing back kiri dipercayakan Kristiono, di lini tengah Bayu andra, Fais dan Herminanto. Tuk lini depan tetap duet M. Eksan dan Santoso. dengan memakai formasi 3-5-2. babak pertama diguyur hujan cukup lebat sehingga pemain pemain Psim Jogja lebih hidup dalam penyerangan, umpan umpan terukur dan membuat permainan enak ditonton.

Memasuki babak kedua Psim Jogja merubah formasi menjadi 3-4-3, Fais ditarik keluar digantikan Furqon alkatiri. dan Herminanto digantikan Prastowo sehingga permainan lebih hidup. 10 menit jelang pertandingan selesai pemain pemain Psim memanfaatkan kelengahan lawan menjebol gawang Perseman Manokwari melalui kaki Prastowo dan M.Eksan. hingga babak kedua berakhir kedudukan berkesudahan 2-0 bagi Psim Jogja…

PSIM Jogja Dipermalukan Persebaya 0-1

main di kandang sendiri tuan rumah PSIM jogja dipermalukan tim tamu persebaya surabaya.
materi pemain PSIM yang pas pasan emang gak bisa membendung persebaya, babak pertama kedua team bermain hati hati dan permainan persebaya cenderung mengikuti irama permainan PSIM. selama babak pertama PSIM melakukan jebakan offside sehingga membikin permain surabaya frustasi.gak bisa dipungkiri persebaya yang diperkuat pemain pemain berpengalaman terus mengurung dan menekan PSIM. anang ma’ruf terus menggepur pertahanan psim melalui wing back kiri dan mat halil menggepur lewat wing back kanan. permainan psim cenderung tanpa pola dan hanya sesekali melakukan serangan lewat tengah namun selalu gagal di mentahkan stopper persebaya yang sore ini Anderson da silva bermain cantik. Wing back kiri PSIM Gani nugraha bermain efektif dan pintar membaca arah bola namun tidak dukung ama temen temenya sehingga selalu bola selalu mentah. Gelandang bertahan PSIM Faiz bermain sendiri tanpa suport dari lini belakang sehingga permainan nya asal dapet bola saja. Pertahanan PSIM kesannya selalu menunggu saja tanpa ada inisiatif tuk bantu lini tengah yang kelabakan dipermainkan Taufik dan Javier Rocca dari persebaya. sehingga di awal babak kedua lewat aksi individu Javier Rocca mampu melewati 2 pemain belakang PSIM yakni Joni sukirto dan bowo dan melepaskan tendangan keras ke arah tengah gawang tanpa bisa diselamatkan ama kiper PSIM jogja Ony kurniawan. Setelah ketinggalan 1-0 permainan PSIM semakin ngawur dan tanpa pola. pergantian Marjono oleh Donny eksan dan pergantian M Eksan oleh Prastowo tidak berpengaruh sehingga kedudukan ampe akhir pertandingan tetap 0-1 untuk Persebaya Surabaya.

  • yang mampir

    • 1,529,512 sejak 01/01/2009
  • dipilih,,,dipilih,,,




  • RSS Umpan yang Tidak Diketahui

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.