Memerkosa Ramai-ramai, 9 Pelajar Dihukum

LONDON, JUMAT- Majelis hakim di Pengadilan London, Jumat (5/12) waktu setempat atau Sabtu (6/12), menjatuhkan hukuman bagi sembilan pelajar yang tergabung dalam sebuah gang karena memerkosa seorang gadis berusia 14 tahun di London, Jumat (5/12) waktu setempat atau Sabtu (6/12) dini hari tadi.

Pemerkosaan beramai-ramai itu dilakukan pada bulan April tahun lalu di Hackney, London Timur, Inggris. Ketika itu, mereka menyeret si gadis dari jalan dan membawanya ke sebuah ruangan di bawah tangga sebuah flat, lalu memerkosanya bergantian.

Kepada si gadis, mereka menyatakan akan memperkosa karena telah menghina pacar pemimpin gang itu. Edannya, mereka memperkosa sambil tertawa-tawa.

Pengadilan menyatakan, enam pelajar pria itu terbukti menculik dan memerkosa, sementara tiga yang lainnya ikut serta memerkos. Mereka akan segera dimasukkan ke penjara pada hari Senin depan.

Si gadis yang tidak disebut namanya menyataakan, ketika diseret dari jalan dirinya sempat berteriak-teriak minta tolong, tetapi diacuhkan begitu saja oleh para pengendara.

Menurut penuturan korban, para pelaku sempat menelpon teman-temannya untuk bergabung dalam aksi brutal itu. Para pelaku melakukan tindakan itu sambil tertawa-tawa. Akibat perbuatan itu, korban merasa trauma dan nyaris bunuh diri.

Sumber : BBC

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • yang mampir

    • 1,476,818 sejak 01/01/2009
  • dipilih,,,dipilih,,,




  • RSS Umpan yang Tidak Diketahui

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • %d blogger menyukai ini: