Buntut Peredaran Video Mesum, Warga Minta Pelaku Diusir Dari Bima

Bima—Beredarnya video mesum kasek dengan tenaga sukarela di jajaran Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bima membuat gerah warga Bima. Mereka menuntut agar kedua pemeran dalam adegan panas itu diusir dari Bima karena telah menodai nama daerah yang mayoritas beragama Islam. Pemerintah kabupaten Bima, berjanji akan menindak tegas dengan memecat kepala sekolah dari PNS.

Beredarnya video mesum antara SF, kepala sekolah SMP Negeri 1 Kecamatan Lambitu, Kabupaten Bima dengan IF, tenaga sukarela di Dinas Dikbud Kabupaten Bima semakin meluas. Parahnya, warga yang penasaran dengan video panas berjudul Video Mesum Ida Diknas Bima itu memburu gambar itu hingga ke kantor Bupati Bima.

Hal ini membuat emosi Wakil Bupati Bima Drs. H. Usman AK. Usman menegaskan, pihaknya tak hanya memecat SF—sang kepala sekolah dari jabatannya tetapi juga akan memecat pria yang pernah mengajar mata pelajaran PPKN itu dari kapasitasnya sebagai PNS. Alasannya, perbuatan yang dilakukannya tidak mendidik dan mencemarkan nama baik PNS. Parahnya lagi, video tersebut telah beredar luas hampir di semua hand phone warga kabupaten dan Kota Bima. “ini sangat memalukan, semua hp sudah ada,” ujarnya.

Kecaman atas video mesum tersebut juga disampaikan anggota dan karyawan DPRD Kabupaten Bima. Yanti, salah seorang karyawan DPRD Kabupaten Bima meminta agar kedua oknum pelaku adegan mesum tersebut diusir dari Bima karena dianggap telah menodai nama daerah bima yang mayoritas beragama islam. Karena hal seperti itu masih tabu bagi warga Bima.

Sementara itu, DRA. MULYATI— satu-satunya anggota DPRD Kabupaten Bima yang mewakili perempuan mengaku sangat malu dengan munculnya adegan itu. Ia meminta pemerintah untuk menindak tegas kepala sekolah SF. Akibat beredarnya video mesum tersebut, IF, wanita yang beradegan mesum dalam video itu sejak kamis pagi mengundurkan diri dari pekerjaannya sebagai tenaga sukarela di bagian tentis Dinas Dikbud Kabupaten Bima. Sementara kepala sekolah untuk sementara dicopot dari jabatannya sebagai kepala sekolah dan masih menjalani pemeriksaan di badan kepegawaian daerah kabupaten bima.

sumber : bima files

  • yang mampir

    • 1,515,289 sejak 01/01/2009
  • dipilih,,,dipilih,,,




  • RSS Umpan yang Tidak Diketahui

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.