Psim Jogja Gagal Total Tour Ke Sulawesi

Persigo Gorontalo 3 – 1 PSIM Yogyakarta. Date: Sunday 25 January 2009
Persibom 3 – 0 PSIM Yogyakarta. Date: Thursday 29 January 2009
Dengan hasil yang sangat MENGECEWAKAN ini pelatih BAMBANG KW harus segera evaluasi total, jika team kebanggaan wong jogja bisa bertahan di liga utama. Gak usah terlalu banyak  ngomong masalah non teknis jika teknisnya aja belum maksimal……!!!!!

Video Psim Jogja

PSIM VS PERSEMA

PSIM VS PERSEBAYA

PSIM VS PERSIBA BANTUL

PSIM VS PERSIBOM

PERSIBA TARGETKAN 2 POIN; PSIM ke Sulawesi Bawa 15 Pemain

PSIM Yogya dipastikan bisa melakoni tur Sulawesi dalam mengawali putaran II Kompetisi Liga Utama, dengan membawa 15 pemain dan 3 ofisial. Tim Laskar Mataram akan menghadapi Persigo Gorontalo dan Persibom Bolmong, pada Minggu (25/1) dan Kamis (29/1).
Rombongan PSIM akan berangkat ke Sulawesi dari Bandara Adisutjipto Yogya, Sabtu (24/1) pagi. ”Perlahan tapi pasti, PSIM akhirnya bisa melunasi gaji pemain bulan ini dan bisa berangkat ke Sulawesi mengawali putaran II,” ungkap Wakil Walikota Yogya Haryadi Suyuti , kemarin.
Wawali menambahkan, untuk biaya tur Sulawesi dari partisipasi masyarakat dan tetap belum menggunakan dana APBD. ”Untuk itu kami mengucapkan terimakasih atas dukungan dan partisipasi masyarakat, termasuk Brajamusti, sehingga PSIM bisa berangkat ke Sulawesi,” ujarnya sembari berharap pada Brajamusti mendoakan timnya agar meraih hasil terbaik.
Melalui Humas Ari Santosa, Brajamusti menyambut gembira keberangkatan PSIM dan menghargai perjuangan PSIM untuk tetap eksis dalam kompetisi. Menurut rencana Brajamusti akan nguntabke rombongan PSIM sampai bandara.
Sementara Persiba Bantul mentargetkan meraih 2 poin dalam lawatannya ke Sulawesi, mengingat pertandingan di luar kandang sangat berat. Apalagi pertandingan di tempat yang belum pernah didatangi. ”Kami tak mentargetkan terlalu muluk. Bisa menahan kedua tim di kandangnya sudah cukup bagus. Syukur bisa menang,” ungkap Manajer Persiba RH Sumiharto SE MBA.
Rombongan Persiba bertolak ke Sulawesi, hari ini membawa 18 pemain untuk menghadapi Persibom, Minggu (25/1) dan Persigo, Kamis (29/1). Pemain yang dibawa Arizoma, Agus Marwanto, Michael Nduboisi, Dedi Setiawan, Doni Saferi, Nopendi, Kahudi, Choirul Anam, Hari Susanto, Ardi Suyanto, Christiano de Oliviera, Wahyu Triharjanto, Febi Martika, Seto Nurdiyantoro, Ugik Sugiyanto, Feri Setyawan, Ezequeil Gonzales dan Gani Nugroho.
Sedang 2 striker asing yang mengikuti seleksi di Persiba, Zaire Cuma (Kamerun) dan Ricardo Diaz (Argentina) dipulangkan karena dinilai tim pelatih tak seperti yang diharapkan. Persiba pun masih menunggu striker yang ingin bergabung, termasuk Javier Rocca dari Persebaya Surabaya.

Ngombe Miras 15 Tewas

Keganasan minuman keras (miras) oplosan kembali terbukti. Lima belas warga Kota Semarang kehilangan nyawa setelah menenggak miras oplosan.

Pesta miras itu dilakukan Kamis dan Jumat malam (15/1 dan 16/1). Setelah itu, satu demi satu korban bertumbangan. Hingga kemarin, korban mencapai 15 orang.

Diperkirakan korban masih akan bertambah karena jumlah pembeli miras oplosan dari warung milik Yulianti Listyaningsih, 51, di Jalan Pemuda, Semarang, tersebut tak terdeteksi.

Kecurigaan penyebab kematian korban akibat miras oplosan berawal dari laporan keluarga Imam Pramuji, salah seorang korban tewas, ke Mapolresta Semarang Timur.

Kapolresta Semarang Timur AKBP Benone Lauhapessy menginstruksi anggota untuk secepatnya menyelidiki. Bersama Kapolsek Semarang Tengah AKP Mugi Sekarjaya dan Kanitreskrim Iptu Suyono, Benone menuju warung miras oplosan milik Yulianti di Jalan Pemuda.

Di tempat tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa sisa ginseng dalam botol, minuman energi Extra Joss, alkohol 98 persen, teh cemceman, vanili, serta moto. Dari hasil penelitian, minuman yang dikonsumsi para korban merupakan campuran bahan-bahan tersebut.

Yulianto, kakak kandung korban tewas Imam Pramuji, menuturkan, adiknya tewas kemarin siang. Sehari sebelumnya, adiknya itu mengaku matanya berkunang-kunang dan perutnya mual.

Oleh Yulianto, Imam dibawa ke RS Pantiwilasa Dr Cipto sekitar pukul 20.00. Dari Pantiwilasa, Imam dirujuk ke RS William Booth. Karena kondisinya makin drop, Imam akhirnya tewas kemarin pukul 09.00.

”Waktu itu, katanya dia (Imam) habis minum (miras) pada Jumat malam dan bilang sudah tidak kuat,” jelas warga Jalan Wiraga II RT 4 RW 1 Pedurungan itu di RS Bhayangkara menunggu hasil otopsi mayat Imam.

Setelah diotopsi, mayat Imam dibawa ke rumah duka di Kampung Sleko RT 11 RW 6, Bandarharjo, Semarang Utara. Jenazah korban lainnya sudah dimakamkan keluarga masing-masing.

Korban lainnya, Hartono alias Gepeng, 38, warga Jalan Layur Kampung Geni Malang, Kelurahan Dadapsari, Semarang Utara, sempat dirawat di RSUP dr Kariadi. Awalnya Gepeng koma. Setelah beberapa hari dirawat, dia meninggal di rumah sakit tersebut. Mayat Gepeng belum bisa diotopsi karena masih menunggu keluarga.

Dokter Forensik Polda Jateng Kompol dr Summy Hastry setelah mengotopsi mayat Imam menuturkan, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban. Alasannya, masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Semarang.

Dia hanya menyatakan telah mengambil cairan tubuh yang diduga mengandung racun yang menyebabkan korban meninggal.

”Kami belum bisa menyimpulkan karena masih menunggu hasil pemeriksaan Labfor Cabang Semarang. Yang pasti, kami sudah mengambil cairan, organ, dan jaringan yang diduga mengandung racun yang menyebabkan kematian untuk diperiksa di laboratorium,” katanya kemarin.

Kapolresta Semarang Timur AKBP Benone Lauhapessy mengungkapkan, pihaknya masih menyelidiki penyebab kematian para korban. ”Kami masih memeriksa saksi-saksi dan menyelidiki jenis campuran yang dikonsumsi korban,” jelasnya.

Sementara itu, warung miras oplosan milik Yulianti kemarin langsung diamankan polisi dengan diberi police line. Lapak warung bongkar pasang itu sejak siang hingga tadi malam menjadi tontonan warga.

Siswi SMP Diperkosa Lalu Dibunuh

peekosaBANYUMAS, Seorang pelajar putri ditemukan tewas mengenaskan di bekas bangunan SD Negeri 2 Baseh Kec. Kedungbanteng Kab. Banyumas Jawa Tengah (Jateng). Korban teridentifikasi sebagai Santi Maulina (15) kelas 7 SMP 04 Satu Atap Kedungbanteng. Diduga korban diperkosa dan dibunuh dengan keji.

Korban sempat menghilang satu malam dan pada ditemukan sudah menjadi mayat, tubuhnya ditemukan setengah telanjang di salah satu ruang SD 2 Baseh yang sudah tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Saat ditemukan alat kelaminnya masih mengucurkan darah, mulut dan matanya ditutup dengan lakban.

Di bagian lehernya terdapat bekas jeratan tali, di kebun belakang sekolah ditemukan tali plastik dan sobekan kain yang ada percikan darah. Di lantai ruangan terdapat jejak korban pernah diseret, tanda tersebut membekas di dari ruangan sebelah utara hingga ruang selatan sejauh 10 meter.

Dengan siapa dia masuk dan lewat mana, tak ada saksi yang mengetahui. Dua ruang SD yang jadi tempat ditemukannya korban pun dalam keadaan terkunci dari dalam. Polisi tidak menemukan kerusakan pada pintu atau jendela bangunan SD.

Kusto (53) penjaga sekolah yang pertama kali melihat korban tidak menyangka kalau yang tergeletak adalah Santi Maulina yang rumahnya berjarak 100 meter dari TKP. ”Saat pertama melihat dari kaca nako, saya kaget. Saya pikir orang gila lagi tiduran. Saya tak berani menengok hanya secara kebetulan ada seorang guru yang lewat, saya langsung memberitahukannya,” ujarnya.

Dokter Suripto dari Puskesmas Kedungbanteng usai indentifikasi, menuturkan, pada mayat korban ditemukan bekas jeratan di leher dan luka lecet di tangan. Alat vitalnya mengeluarkan darah. Namun dia belum bisa menyimpulkan apakah darah tersebut akibat perkosaan.

Jadwal Putaran Kedua Psim Jogja liga esia 2008-2009

Jadwal PSIM putaran ke dua liga esia 2008-2009, 25/1 Persigo vs PSIM , 29/1 Persibom Vs Psim, 3/2: PSIM vs Persiku, 7/2: PSIM vs PSIR, 12/2: Perseman vs PSIM, 16/2: Persebaya vs PSIM, 4/3: Persiba vs PSIM, 18/3: PSIM vs PSS, 22/3: PSIM vs Persis, 11/4: PSIM vs Gresik United, 15/4: PSIM vs Persibo, 20/4: Persekabpas vs PSIM dan 25/4: Persema vs PSIM.

SMS PENAKLUK HATI

Demi meraih wanita tambatan hati, banyak pria gencar memanfaatkan rayuan via SMS. Cara ini cukup mujarab, terbukti dalam sebuah survei mengungkapkan bahwa wanita memang kerap tergoda dengan rayuan SMS ini. Bahkan, mereka amat memperhatikan gaya penulisan SMS kaum pria.

Dikutip dari Times of India, 76 persen wanita mengaku menilai karakter pria dari SMS yang dikirimkannya. Setidaknya, itulah hasil survei sebuah penyedia layanan telepon yang mengadakan penelitian ini di Inggris.

Karena itu, ada baiknya kaum pria tidak sembarangan mengirim SMS pada wanita pujaannya. Bahkan ternyata dalam survei ini, 63 persen wanita tak suka dengan kata singkatan sembarangan dalam SMS yang dikirim pada mereka.

Sejumlah 67 persen wanita pun lebih memilih mengencani pria yang mengirimkan SMS dengan kalimat panjang, yang lucu dan menggoda. Sebaliknya, SMS yang terlalu ‘dingin’ dan biasa tidak menarik hati mereka.

Survei kepada 2000 orang wanita ini juga mengungkap bahwa 41 persen responden mengaku terganggu dengan adanya salah kata atau ejaan SMS. Selain itu, sekitar 9 dari 10 wanita lebih memilih berhubungan dengan SMS daripada berbicara via telepon pada saat awal mula berkenalan.

“Pria single harus lebih memperhatikan cara mengirim SMS karena hal itu dinilai penting oleh wanita,” demikian saran William Onstrom dari penyedia layanan yang mempublikasikan hasil survei ini.

  • yang mampir

    • 1,510,839 sejak 01/01/2009
  • dipilih,,,dipilih,,,




  • RSS Umpan yang Tidak Diketahui

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.