Menyibak Misteri Cinta Segitiga Rani Juliani

Awas, godaan harta, tahta, dan wanita selalu bergentayangan. Peringatan godaan tiga “ta” ini dulu juga pernah dilontarkan oleh presiden soeharto sebelum lengser dari singgasananya. Pengalaman di seantero jagad menunjukkan bahwa kaum  pria acap kali jatuh karena godaan salah satu atau bahkan ketiga “ta” tersebut.

Memang banyak  orang besar di dunia ini yang jatuh dalam pelukan perempuan. Daya tarik sosok kaum hawa tersebut memang amat dahsyat. sehingga dapat memikat setiap lelaki siapapun tanpa pandang apa jabatannya. Beberapa waktu yang lalu, banyak wakil rakyat kita yang duduk di kursi parlemen tergelincir oleh rekaman video hotnya dengan perempuan perempuan cantik, sementara skandal upeti wanita pun tak dipungkiri telah beredar di gedung wakil rakyat alias senayan.

Kini, sosok wanita cantik kembali gegerkan Nusantara di tengah tengah perjalanan demokrasi kita untuk memilih pemimpin negeri. Wanita yang diperkirakan menjadi biang keladi kejadian pembunuhan nasrudin mencuat menggegerkan bumi pertiwi. Lapisan masyarakat disuguhi tontonan dahsyat karena kejadian tersebut menyeret sosok Ketua Pemberantasan Korupsi ( KPK ) , Antasari Azhar.

Nama Antasari yang begitu harum mengibarkan sepak terjang KPK, dengan menyeret sejumlah tokoh negeri ini, kini harus berurusan dengan pihak berwajib. Memang sampai April 2009, Antasari Bersih dari skandal uang alias korupsi. Namun, semua orang terkejut kalau tiba tiba meledak berita tentang pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen yang dikaitkan dengan namanya.

Cinta Segitiga Pembawa Maut

Magnitude kasus antasari begitu dahsyat sehingga untuk sementara berhasil mengubur seputar koalisi partai pemilu 2009 ini. Cinta segitiga  disebut sebut terjadi antara Nasrudin, Rani Juliani dan Antasari Azhar. Memang Antasari atau penasehat hukumnya boleh saja membantah sekerasnya. Namun sebuah fakta tidak bisa dipungkiri bahwa Kejaksaan Agung telah menyatakan bahwa status Antasari sudah dinyatakan sebagai tersangka, bahwa Polri telah meminta Kejaksaan Agung untuk mencekal Antasari. Fakta lain yang mengenaskan sekali adalah kisah kasih segitiga ini sudah beredar luas khususnya di media.

Opini publik saat ini sudah terbentuk, Pertama, Nasrudin ( salah satu direktur RNI ) sebuah BUMN berskala besar telah jatuh cinta lalu mengawini Rani Juliani ( sebagai istri ketiga ), mahasiswi cantik berusia 22 tahun yang sehari hari juga ngobyek sebagai caddy lapangan golf  Modern Land. Kedua, Antasari sudah lama kenal Nasrudin, terutama berkait kasus kasus hukum yang menimpa RNI. Ketiga, Antasari rupanya diam diam naksir juga pada Rani Juliani, lalu terlibat Love Affair. Lantas yang terjadi adalah Nasrudin sakit hati karena Rani Juliani digaet pria lain yang juga kawannya. Selanjutnya permasalahan serius timbul, sebab Nasrudin mungkin mengancam Antasari akan menbongkar kisah kasihnya dengan Rani. Dan muncullah tokoh lain yang bernama Sigid, pemilik sebuah koran yang dulu pernah dekat dengan petinggi partai politik.

Pertanyaan nya, benarkah Antasari menyuruh Sigid untuk menghabisi nyawa Nasrudin dalam upaya menutup rapat rapat cinta segitiga itu ?

3 Komentar

  1. […] lainnya juga turut cari kringet, ada Jeng Amanda, Mas Putu Steven, Pakdhe Nurhana Tirtaamijaya, Kang Zacky, Mbak Fiedha, juga Kang Dedhy. “Gebak-gebuk bola bulu, gradagh-grudugh ngalor ngidul, […]

  2. Salam kenal, Mas. Membuka silaturahmi di dunia ngeblog nie.. Makasih.

  3. CINTA BIRAHI ANTASARI

    Antasari Azhar memang fenomenal. Menyala bagai api, melompat dari hati, membakar hangus koruptor lalu jatuh, menghilang menjadi abu. Hancur nama dan karirnya. Dia tersangka aktor intelektual pembunuhan Nasrudin, dengan latar cinta segitiga.

    Benarkah pembunuh Nasrudin adalah Antasari??!!

    Lepas dari persoalan pro dan kontra persoalan itu, ini adalah hasrat permasalahan cinta.

    Cinta… selalu menghidangkan suatu madah tersendiri di segala lapisan masyarakat. Cinta selalu menguak rahasia alam dan misteri keabadian. Seperti tertulis dalam kisah Julius Caesar-Cleopatra, Bill Clinton-Monica Lewinski, Yahya Zaini-Maria Eva, Al Amin-Eifel, kini Antasari-Rani, semua berlatar belakang cinta.

    Cinta telah membutakan mata meraka. Bagai setangkai mawar mekar indah, namun disekelilingnya dibangun pagai berduri. Mereka membabat habis pagar itu tanpa membiarkan ia berjalan dalam prosesi cinta.

    Dari semua permasalahan,cinta selalu menampakkan fragment kekakuan, tiap-tiap segi permasalahan cinta membawa derita, memojokkan manusia menuju kehidupan yang serba fana.

    Julius Cesar akhirnya hidup sendiri ditinggal mati Cleopatra, Al-amin dihukum 10 tahun penjara kemudian bercerai dengan kristina. Kini Antasari membunuh Nasrudin dengan latar cinta pula

    Berkaca dari permasalahan itu semua, Mungkin kita harus belajar kembali apa itu cinta??!! seorang pujangga Yunani, Plato pernah berkata, bahwa cinta yang murni adalah cinta yang bebas dari pengaruh nafsu kekelaminan. Ajaran cinta ini dikatakan olehnya cinta para Dewata.

    Pertanyaan besar dalam diri kita. Akankah kita harus kembali mengamalkan yang telah lama punah itu??!!


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • yang mampir

    • 1,476,818 sejak 01/01/2009
  • dipilih,,,dipilih,,,




  • RSS Umpan yang Tidak Diketahui

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • %d blogger menyukai ini: