Simpatisan Menyesal Pilih SBY (Gara- gara Bom Meledak di JW Marriott dan Ritz Carlton)

Penyeselan selalu muncul belakangan. Kisah itulah yang dituturkan pendukung pasangan SBY-Boediono pada pilpres lalu. Mereka kecewa karena harapan Indonesia aman tak terpenuhi.

Buktinya bom meledak di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton pada jum’at, 17 juli lalu. Rasa kecewa muncul karena pertimbangan memilih SBY agar Indonesia tetap aman tak terpenuhi. “Kupikir kalau pilih Demokrat dan Pak SBY akan aman. Tapi giliran sudah dipilih kok kayak gini,” ujar Ria, warga Manado selatan, saat berkunjung ke lokasi ledakan di Jakarta, Minggu (26/7)

Kedatangan Ria ke Hotem JW Marriot dan Ritz Carlton tak sendirian. Puluhan pengunjung dari dalam dan luar kota pun berdatangan untuk melihat langsung dampak bom pada jum’at pecan lalu. “Saya ingin melihat dampak kerusakannya,”ujar Raja Petrus Bukit. Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Karo, Medan Sumat Sumatera Utara.

Rapuh

Pasangan SBY-Boediono sudah ditetapkan KPU sebagai pemenang pemilihan presiden. Namun organisasi internal kepresidenan dinilai rapuh, sehingga tidak satupun tim sukses pemenangan capre-cawapres SBY-Boediono yang berani mengkritisi dan mengingatkan secara vocal sikap pidato SBY secara tegas.

Pernyataan tersebut disampaikan salah satu tim pemenangan JK-Win, Indra J piliang menanggapi dugaan Presiden SBY yang menyatakan bahwa pernyataannya mengenai ledakan bom di hotel JW Marriot dan Ritz Carlton pada jum’at lalu telah dipelintir media massa.

“Saya menilai Presiden SBY sedang kesulitan dengan diri pribadinya dengan kemenangan yang didapat. Menata pikiran-pikiran ada kontradiksi dengan yang dibangun.” Ujarnya usai Diskusi Politik Centro Politika. “Masa Depan Partai Golkar: Antara Masa Lalu dan Masa Depan” di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7) lalu.

Sikap tim sukses SBY yang tidak berani mengkritisi menjadikan sosok SBY menjadi lebih rapuh dan tidak mampu mempertanggungjawabkan pernyataan dalam pidatonya. “Seharusnya tim suksesnya itu orang orang yang berasal dari kalangan mengkritisi untuk menciptakan ruangan perang di organisasi itu” pungkasnya.

sumber : Meteor , senin 27 juli 2009

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

  • yang mampir

    • 1.574.504 sejak 01/01/2009
  • dipilih,,,dipilih,,,




  • RSS Umpan yang Tidak Diketahui

    • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
  • %d blogger menyukai ini: